My Memorable Sweet Seventeen (Part 3)

-->
Keesokannya lagi, tepatnya 26 Januari 2012 ( H plus 1 sesudah ulang tahunku ). Kelima temanku sudah mulai bersikap biasa. Walaupun masih ada unsure nyuekin. Proses mengerjai lagi dimulai ketika jam ke 5-6, saat pelajaran Bahasa Inggris (Mr. Fatih), beliau menyuruhku maju ke depan untuk menceritakan kembali film yang minggu kemarin dilihat dengan menggunakan Bahasa Inggris dan tidak boleh meminta bantuan lain. Setelah bercerita, Mr. Fatih menanyaiku masalah tenses dan kawan-kawannya. Berhubung ada beberapa yang tidak bisa di jawab, maka aku mendapat sedikit nasihat yang sedikit gimana gitu sama Mr. Fatih. Kemudian, beliau memberikan aku secarik kertas yang boleh di buka saat jam sekolah berakhir.

Saat pelajaran PKN, aku dengan beberapa temenku pergi kantin. Tapi, saat kembali dari kantin, HP ku yang tak taruh di loker langsung hilang. Aku bener-bener bingung. Aku tanya kesana kemari tapi gak ada yang tahu. Bahkan aku sudah menginterogasi beberapa temanku yang hobi menyembunyikan barang. Tapi tetep aja gak ada. Aku bener-bener bingung. Kemudian saat istirahat aku sholat. Saat kembali ke kelas, buku tulis fisika ku ilang ! Padahal sebentar lagi pelajaran fisikanya Bu Andar. Aku bener-bener bingung. Saat pelajaran Bu Andar, awalnya memang berjlan baik-baik saja dan terlihat normal. Setelah Bu Andar menjelaskan, beliau memberikan soal dan menyuruhku untuk mengerjakan di depan. Tapi aku tidak bisa mengerjakannya. Lalu Bu Andar melihat buku catatanku dan memarahi aku. Lalu, buku catatanku di banting. Aku mulai mencoba mengerjakan lagi. Tapi tetep aja nggak bisa. Lalu Bu Andar bertanya padaku dengan nada membentak, “kamu bisa mengerjakan apa enggak? Bisa apa enggak? Jawab!”. Aku menjawab nggak bisa. Lalu, Bu Andar menyuruhku menulis “AKU TIDAK BISA FISIKA” sebanyak lima kali di papan tulis. Lalu, aku di suruh membacanyaq kjeras-keras. Aku membaca sambil nangis. Para audience (yang gak tahu kalau aku dikerjain) ikutan nangis juga.

Kemuadian, dari belakang kelas muncul temanku sambil membawa kue tart dan menyayikan Happy Birthday to You. Aku terharu banget. Ternyata salah satu temanku yang ngerjain aku ikutan nangis juga. Hehehe… Aku seneng banget. Ternyata teman-teman begitu sayang dan peduli padaku. Jika tidak, mereka tidak akan mungkin mau melakukan ini. 

Setelah itu, mereka mencoreti mukaku dengan gula dari tart. Hingga mukaku serasa seperti maskeran krim gula tart. Setelah itu, mereka mengabadikannya dengan foto. Padahal mukaku ancur banget.

Terimakasih ya teman-teman, Aku Sayang Kaliaaaannn :*
This is THE BEST DAY EVER !!!

Astri Nur Rachmawati

Hello! Welcome to my blog. I'm Astri. I'm a full time planner and enjoy life. Hope you enjouy it. Love!

No comments:

Post a Comment

SUBSCRIBE